dan membawanya ke rumah hingga sekarang.Bukan hanya Van, putra semata wayang mereka, setiap hari juga tidur dan memeluk mayat ibunya tiap malam. Kepada surat kabar Lao Dong, Van mengaku bila tetangganya tidak berani mengunjunginya mayat2selama bertahun-tahun, namun sejak tumbuh lebih terbiasa dengan ide dan akan mengunjunginya dari waktu ke waktu.

"Aku orang yang selalu melakukan hal-hal yang berbeda. Aku tidak seperti orang normal, " demikian seperti yang dikutip Lao Dong. "Hanya badan istri saya yang meninggal ... tapi rohnya masih menyertai kita. Aku tidak takut sama sekali ketika harus datang dan tidur dengannya,"katanya.
Pemerintah setempat merencanakan akan memeriksa kasus ini karena undang-undang sanitasi yang baru memerintahkan agar setiap jasad mati harus dikremasi atau dikuburkan. Dan bahwa penguburan tidak dapat dilaksanakan di perumahan atau di taman tanpa persetujuan. sumber